Follow Us:
  • Pertanian dan peternakan

    Bidang Pertanian, perkebunan dan peternakan

    Hingga akhir tahun 2011, beberapa hal yang patut dicatat dalam bidang pertanian, perkebunan dan peternakan antara lain :

    • Tanaman Pangan
      Produksi tanaman pangan yang dihasilkan pada tahun 2011 adalah Ubi kayu sebanyak produksi 1.880 ton, ubi jalar sebanyak 592 ton, Jagung 288 ton, dan Keladi 330 ton. Secara umum produksi tanaman pangan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya dan yang paling menonjol adalah kenaikan produksi Ubi kayu sebanyak 260,84% dari produksi tahun 2008 sebanyak 521 ton.
    • Sayur-sayuran
      Produksi Sayur-sayuran tahun 2008 sebesar 391 ton mengalami kenaikan 460,86% dibandingkan tahun 2011 yaitu sebanyak 2.193 ton.
    • Buah-buahan
      Produksi buah-buahan pada tahun 2008 sebanyak 446,7 ton, pada tahun 2009 mengalami peningkatan cukup tinggi yaitu sebanyak 3.228 ton dibandingkan pada tahun 2011 hanya sebanyak 41,55 ton. Produksi yang paling banyak dihasilkan adalah buah pisang.
    • Perkebunan
      Produksi pada sektor perkebunan tahun 2010 untuk komoditi Kelapa sebanyak 611,55 ton mengalami penurunan produksi di tahun 2011 sebanyak 138 ton atau sebesar 77,43, sedangkan untuk komoditi Kakao pada tahun 2010 sebanyak 0,95 ton mengalami peningkatan produksi di tahun 2011 sebanyak 16,50 ton atau sebesar 94,24%. Produksi sektor perkebunan yang terbanyak adalah kelapa.
    • Peternakan
      Populasi ternak tidak banyak mengalami perubahan, yang paling tinggi perubahannya adalah populasi ternak Babi dari tahun 2010 sebanyak 5.578 ekor menjadi 6.389 ekor pada tahun 2011. Sedangkan populasi ternak unggas, perubahan terbanyak pada ayam ras pedaging pada tahun 2010 sebanyak 377.472 ekor menjadi 979.438 ekor di tahun 2011 atau sebesar 159,47%, dan itik pada tahun 2010 sebanyak 1.642 ekor menjadi 1.744 ekor di tahun 2011 atau sebesar 5,84%. sedangkan yang mengalami penurunan adalah Entok pada tahun 2010 sebanyak 1.178 ekor menjadi 287 ekor tahun 2011 atau menurun sebesar 175,63 %.
    • Produksi daging
      Produksi daging yang mengalami kenaikan cukup tinggi pada tahun 2011 adalah daging kambing sebesar 6.890 ton atau naik sebesar 44,77% dari tahun sebelumnya sebesar 3.805 ton, sedangkan pada sektor unggas semua populasi mengalami penurunan produksi sebesar 89,28 % dan 33,73 %. Produksi telur ayam meningkat cukup tinggi dari tahun sebelumnya 21.219 butir menjadi 766.500 butir tahun 2011, atau naik 97,23%.
    Komentar Anda

    Kegiatan Walikota & Wakil

    Facebook Fanspage

    Wakil Walikota Sorong dr. Hj. Pahimah Iskandar bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Barat dan jajarannya serta pimpinan SKPD dan mesyarakat sekitar lokasi Kali Remu melakukan pembersihan sampah dari hilir ke hulu Kali Remu, Rabu (22/3).

    Pembersihan sampah Kali Remu tersebut merupakan bagian dari Pencanangan menjaga pengelolaan Sungai Remu yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Air Sedunia ke-25 yang jatuh pada 22 Maret 2017.

    Kegiatan bersih-bersih kali remu digabungkan dengan kegiatan penanaman pohon yang dilakukan di muara (bantaran sungai) dan di hulu (Daerah Aliran Sungai) untuk tujuan mengembalikan fungsi sungai ke fungsi yang sebenarnya.

    "Kami sangat berharap supaya kita semua khususnya warga kota sorong yang berdiam disepanjang sungai/kali Remu ini bisa sama-sama menjaga kebersihan sungai," harap Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Barat Elroy Koyari, ST., MT.

    Disampaikannya pula, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai Papua Barat akan siap membantu dengan berbagai program, bersinergi untuk menjaga kali agar tetap bersih.

    "Kalau penataan kawasan di kiri kanan ini bagian dari Direktorat Cipta Karya, didalam sungai sendiri bagian dari Balai Wilayah Air, jadi kami berkolaborasi,"
    Diharapkannya, Kali Remu menjadi contoh di Provinsi Papua Barat untuk pengelolaan sungai yang bersih dan baik yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.

    Wakil Walikota Sorong dr. Hj. Pahimah Iskandar dalam sambutannya sebelum mencanangkan gerakan menjaga pengelolaan sungai remu mengatakan bahwa peringatan hari air sedunia mengingatkan agar semua elemen masyarakat dapat memanfaatkan air secara efisien sehingga kelestariannya dapat terpelihara sebaik mungkin.

    "Saya mengajak masyarakat Kota Sorong, mari kita bekerjasama dan melakukan karya nyata agar bumi ini bersih dan hijau sehingga lingkungan lestari dan ketersediaan air selalu terjamin," harapnya.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    Wakil Walikota Sorong dr. Hj. Pahimah Iskandar secara resmi membuka Kantor Cabang PT. Subitu Kreasi Busana dan PT. Subitu Karya Teknik sekaligus dioperasikan diwilayah Kota Sorong. (21/3) dihalaman City View Hotel Kota Sorong.
    Hadir mendampingi Wawali pimpinan pimpinan SKPD dilingkup Pemerintah Kota Sorong, pinpinana TNI/Polri Kab. Bintuni, Vice President Comunication Bp Indonesia, SKK Migas.

    PT. Subitu Kerasi Busana merupakan Perusahaan produksi pakaian jadi dan pelengkapnya. ; dan
    PT. Subitu Karya Teknik bergerak dibidang teknik dengan penjualan berbagai alat alat elektronik.
    Sebagai bentuk perhatian serta kepedulian BIPI bagi 7 suku asli yang mendiami Kabupaten Teluk Bintuni, usaha ini dibentuk dengan maksud memberdayakan masyarakat asli setempat sebagai penjahit dan teknisi. Dengan harapan kedepan masyarakat mampu berdiri sendiri dengan pengalaman yang ada untuk bersaing dalam dunia usaha. Demikian disampaikan ketua panitia penyelenggara.

    Wakil Walikota Sorong dalam sambutannya mengatakan dirinya atas nama Pemerintah Kota Sorong menyambut baik dan memberikan apreseasi yang tinggi atas dibukanya Kantor Cabang Sibitu di Kota Sorong dan terima kasih juga kepada LNG Tangguh yang tetap berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat papua khususnya di Teluk Bintuni.
    Ditambahkan Wawali dengan letak geografis yang sangat strategis sebagai conecting area Papua Dan Maluku dan pintu gerbang tanah papua. Saat ini mengalami perubahan yang sangat signifikan, sehingga menarik perhatian dari kalangan pengusaha untuk berinvestasi di Kota Sorong. Untuk maksud tersebut saya menilai langkah yang diambil manajemen PT. Sibitu dengan memilih Kota Sorong sebagai tempat untuk berinvestasi.
    Diyakini Wawali berbekal ketekunan, pengalaman dan pemahaman yang baik dalam dunia usaha PT. Sibitu dapat berkembang dengan pesat dan dapat bersaing di era Masyarakat Asean sekarang ini.
    Usai memberikan sambutan, Wawali ditemani pejabat melihat langsung hasil produksi busana serta alat alat elektronik yang siap di jual.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    Walikota Sorong Drs. Ec.Lambert Jitmau,MM secara resmi membuka kegiatan seminar sehari " Air dan Air Limbah "di Aula Samu Siret Kota Sorong (19/3).
    Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Dra. Welly Tigtigweria, anggota DPRD Kota Sorong Safruddin Sabonama, SH, Kaban Lingkungan Hidup Kota Sorong, kepala Bp SKK migas.

    Melalui sambutan yang di sampaikan Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Barat
    Elroy KoyariST,MT mengatakan menyambut HUT ke 25 "hari Air Sedunia" yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2017 mendatang, beberapa kegiatan telah dilakukan dan hari ini seminar sehari dilakukan dengan mengangkat Thema " Air dan Air Limbah ".
    Air sungai remu ditunjuk Balai Sungai wilayah sungai papua barat sebagai pusat kegiatan penanaman pohon yang dimulai dari hulu sampai hilir serta pembersihan sampah disepanjang sungai remu pada hari "H" pelaksaan Hari Air sedunia tanggal 22 Maret mendatang.
    Ditambahkan kepala balai wilayah sungai papua barat Tujuan seminar sehari ini dilakukan adalah untuk memberikan saran dan masukan kepada pemerintah serta memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana menjaga serta melestarikan lingkungan dengan baik.

    Walikota Sorong Drs.Ec. Lambert Jitmau,MM mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Papua Barat yang telah menunjuk sungai Remu Kota Sorong sebagai fokus kegiatan.
    Dikatakan Walikota, air merupakan kebutuhan utama manusia yang perlu dijaga dan dilindungi serta dilestarikan, namun sebagai manusia kita selalu menyepelekan tanggung jawab kita untuk bersama sama menjaga, melindungi dan melestarikan alam di sekitar kita termasuk air.
    Dijelaskan Walikota, sungai remu pada 20-30 tahun silam merupakan sungai yang sangat bersih, dapat dikonsumsi serta digunakan untuk berbagai kebutuhan manusia. Namun jika sungai remu dilihat sekarang sudah sangat tercemar. Hal ini terjadi akibat kurangnya kesadaran manusia itu sendiri dalam menjaga mengelola lingkungan disekitarnya.
    Oleh karena itu Walikota mengharapkan melalui seminar sehari ini para peserta dapat belajar dan mengerti bagaimana pentingnya kita mempunyai tanggung jawab untuk menjaga serta mengelolah lingkungan disekitar kita dan peserta dapat mensosialisasikannya kepada orang disekitarnya.
    Karena akibat dari kelalaian kita terhadap lingkungan akan memberikan dampak buruk pula kepada kita juga. Selama ini pemerintah selalu disalahkan dan dituntut untuk bertanggung jawab tanpa kita tidak menyadari bahwa kita juga harus bertanggung jawab mengatasi berbagai dampak yang terjadi akibat perbuatan kita juga.
    Kepada peserta Walikota menyampaikan selamat mengikuti seminar ini dengan baik sampai dengan berakhir.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    Gubernur Provinsi Papua Barat diwakili Asisten III bidang Umum Setda Kota Sorong Drs. Welhemus Asmuruf (17/3) secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penbinaan dan Penanganan Perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Negeri.
    Bimtek yang di selenggarakan oleh Biro Hukum Provinsi Papua Barat ini melibatkan peserta dari Bagian Hukum Kab/Kota se-Provinsi Papua Barat.
    Kegiatan bimtek ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang tersedianya aparatur yang berkemampuan untuk beracara di PTUN Dan PN sesuai amanat undang undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

    Sambutan Gubernur Provinsi Papua Barat yang dibacakan Asisten III bidang Umum Setda Kota Sorong Drs. Welhemus Asmuruf mengatakan seiring dengan dinamikan kemajuan penyelenggaraan pemerintahan di Kab/Kota se-Provinsi Papua Barat, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat seringkali melahirkan adanya permasalahan yang bermuara pada perkara hukum baik di PTUN maupun di PN.
    Sejalan dengan paradigma baru dan semakin kompleksitas tantangan yang akan kita hadapi kedepan utamanya yang berkaitan dengan permasalahan perkara hukum, maka kita dituntut untuk mampu menjawab dan menghadapi tantangan tersebut. Bimtek yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya dan media untuk menambah serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi ASN daerah yang persiapkan guna menangani perkara baik di PTUN maupun di PN.
    Oleh karena itu Gubernur meminta kepada peserta untuk duduklah disitu, berlajarlah disitu sehingga akan menjadilah pandai untuk menjadi aparatur yang siap pakai, kredibel, kapabel dan berkualitas.
    Lanjut Gibernur kredibilitas, kapabilitas dan kualitas aparatur menjadi cermin pemerintah dan tolak ukur kepercayaan masyarakat. Kita harus mampu menjadi pelayan masyarakat yang berkemampuan dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada kita.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    PEMKOT SORONG MEMBERIKAN BANTUAN BAHAN POKOK KEPADA KORBAN KEBAKARAN
    =============================================
    Sesuai arahan Walikota Sorong Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM agar Dinas Sosial segera mengirimkan bantuan bahan pokok (bapok) kepada para korban bencana kebakaran di RT.03 RW.01 Kelurahan Klawasi Distrik Sorong Barat.

    Rabu (15/3) siang, jajaran Dinas Sosial tiba di Posko bersama 2 unit mobil pick up mengangkut bahan pokok yakni sebanyak 46 karung beras masing-masing 10 kg dan 100 karton mie instan.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Sorong Drs. Wilhelmus Asmuruf langsung menyerahkan bantuan kepada korban bencana kebakaran yang menghanguskan 13 unit rumah warga tersebut didampingi Kasatpol PP, Kepala Distrik Sorong Barat dan Lurah serta RT/RW setempat.

    "Sementara bantuan kita berikan ini dulu, ini merupakan bukti kepedulian dari Pemerintah Kota Sorong, kiranya dapat dibagi secara merata kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran," harap Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Sorong Drs. Wilhelmus Asmuruf usai penyerahan bantuan bahan pokok di Posko Bencana Kebakaran Kelurahan Klawasi, kemarin.

    Adapun 13 unit rumah warga yang terbakar, akan dibangun kembali sebanyak 16 unit rumah berukuran 6 x 7 meter dengan bahan bangunan dari kayu setelah puing-puing bekas kebakaran seperti seng dan kayu dibersihkan oleh Dinas Kebersihan dibantu warga korban kebakaran.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook
     
    Copyright © 2013 - 2014 | Website Resmi Pemerintah Kota Sorong
    Website ini dikelola oleh Kantor PDE Kota Sorong