Follow Us:
  • Pendidikan

    A. PERKEMBANGAN PENDIDIKAN KOTA SORONG 5 TAHUN TERAKHIR

    Visi Pemerintah Kota Sorong “ Terwujudnya Kota Sorong sebagai Kota Termaju di Tanah Papua “.
    Visi Dinas Pendidikan Kota Sorong “ Pendidikan yang berkualitas, berakhlak, demokratis dan kompetitif “.

    Berdasarkan Visi Dinas Pendidikan tersebut maka Misi Dinas Pendidikan Kota Sorong adalah :
    1.    Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama yang dianut dan nilai-nilai budaya.
    2.    Meningkatkan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan bermutu.
    3.    Mempertahankan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan yang responsive, adil dan merata.
    4.    Mendorong peningkatan kompetensi guru untuk menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan pembelajaran.
    5.    Mendorong dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pendidikan yang bermutu.

    Untuk mewujudkan misi tersebut maka Dinas Pendidikan telah melakukan beberapa Program baik yang bersifat Daerah maupun mengacu pada Program Nasional antara lain :
    1.    Membangun Ruang Kelas Baru.
    2.    Meningkatka sarana parasarana dan mutu pendidikan.
    3.    Merehabilitasi Ruang Kelas dan sarana penunjang pendidikan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.
    4.    Melaksanakan kegiatan pelatihan Guru bekerjasama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).
    5.    Mendorong dan menfasilitasi Guru yang belum memenuhi persyaratan pendidikan minimal S1 untuk melanjutkan Kuliah.
    6.    Mendorong dan menfasilitasi Guru untuk memperoleh Sertifikasi Pendidik guna memperoleh Tunjangan Profesi Guru.

    Dari beberapa Program yang telah dicanangkan tersebut maka dalam masa 5 tahun terakhir Kota Sorong mengalami perkembangan pendidikan yang cukup pesat , hal itu dapat dilihat dari beberapa aspek sebagai berikut :

    1. Jumlah satuan pendidikan semua jenjang yang mengalami peningkatan dapat dilihat dari tabel berikut :

    No.Jenjang PendidikanJumlah Satuan Pendidikan
    <font=”center”>

    No. Jenjang Pendidikan Jumlah Satuan Pendidikan
    Tahun 2011 Tahun 2016
    1. TK/RA 47 49
    2. SD/MI 77 81
    3. SMP/MTs 32 36
    4. SMA/MA 18 22
    5. SMK 11 13

     

    2.    Jumlah Peserta Didik  semua jenjang mengalami peningkatan

    No. Jenjang Pendidikan Jumlah Peserta Didik
    Tahun 2011 Tahun 2016
    1. TK/RA 2.228 2.551
    2. SD/MI 24.962 25.622
    3. SMP/MTs 11.091 11.235
    4. SMA/MA 5.492 6.230
    5. SMK 4.132 4.238

     

    3. Jumlah Guru PNS yang memenuhi Kualifikasi Pendidikan S1/D4 yang meningkat

    No. Jenjang Pendidikan Jumlah dan Kualifikasi Pendidikan
    Tahun 2011 Tahun 2016
    <S1 S1/D4 S2 Jml <S1 S1/D4 S2 Jml
    1. TK/RA 42 2 - 44 30 13 - 43
    2. SD/MI 276 479 4 759 180 513 10 703
    3. SMP/MTs 74 307 9 390 64 323 15 402
    4. SMA 33 211 11 255 25 225 17 267
    5. SMK 23 171 10 204 20 165 16 201

     

    4. Angka Partisipasi Siswa yang mengalami peningkatan

     

    No

     

     

    Tingkat Sekolah

    TAHUN 2011 TAHUN 2016
    APK APM APK APM
    1

    2

    3

    4

    TK/RA/BA

    SD/MI

    SMP/MTs
    SMA/MA/SMK

    51.02

    88,61

    61,31

    70,25

    44,33

    79,44

    61,31

    66,25

    62,05

    97,55

    88,00

    81,09

    54,42

    84,33

    81,90

    77,69

     

    5.    Peningkatan Prosentase Jumlah Guru yang memiliki Sertifikasi Pendidik

     

    No

     

     

    Tingkat Sekolah

    TAHUN 2011 TAHUN 2016
    Jumlah Guru Guru Bersertifikasi Pendidik Jumlah Guru Guru Bersertifikasi Pendidik
    1

    2

    3

    4

    TK/RA/BA

    SD/MI

    SMP/MTs
    SMA/SMK

    44

    759

    390

    459

    15

    182

    157

    223

    43

    703

    402

    468

    30

    372

    231

    315

     

    6.    Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana

    Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terus mengalami perbaikan bisa dilihat dari semakin menurunnya prosentase jumlah Ruang Kelas yang mengalami kerusakan sedang sampai dengan berat dari tahun ke tahun seperti berikut ini :

    Jenis Sarana Prasarana Prosentase Kerusakan
    2011 2016
     Ruang Kelas SD yang mengalami kerusakan (Sedang dan Berat) 24,00  % 16,08 %
    Ruang Kelas SMP yang mengalami kerusakan (Sedang dan Berat) 18,00 % 8,97 %
    Ruang Kelas SMA yang mengalami kerusakan (Sedang dan Berat) 21,87 % 15,30 %
    Ruang Kelas SMK yang mengalami kerusakan (Sedang dan Berat) 23,00 % 14,17 %

     

    B.    KEADAAN PENDUDUK KOTA SORONG BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN

    Jumlah penduduk Kota Sorong Tahun 2015 berdasarkan data BPS Kota Sorong adalah berjumlah 225.588 Jiwa.
    Adapun Prosentase data penduduk berdasarkan tingkat pendidikan berdasarkan data BPS Kota Sorong adalah sebagai berikut :

    No. Jenjang Pendidikan Penduduk Prosentase dari Jumlah Penduduk Usia 10 Tahun keatas
    1. SD/MI 18,05 %
    2. SLTP/SMP/MTS 19,50 %
    3. SLTA/SMA/MA/SMK 37,43 %

     

    C.    PRESTASI DI BIDANG PENDIDIKAN

    Banyak Prestasi yang berhasil dicapai dibidang pendidikan Kota Sorong antara lain :

    1.    Bidang Pendidikan Dasar :
    a.    Jenjang Sekolah Dasar
    Tahun 2015/2016 :
    –    Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan Dasar (SD/MI) mulai diterapkan pada Dinas Pendidikan Kota Sorong

    –    Berhasil menjuarai Pertandingan Tenis Meja Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada O2SN SD Tingkat Nasional, atas nama ABRAHAM SULUH siswa SD Materdey Kota Sorong dan  SILVIA LA ODE siswi SD Inpres 113 Klaligi Kota Sorong

    –    Menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat ke OSN SD Tingkat Nasional atas nama :

    No. Nama Siswa Asal Sekolah Mata Pelajaran
    1 Kurnianto Farhan Sarkol SD  Negeri 2 Remu Matematika
    2 Albert Zanego Sitorus SD Inpres 50 IPA
    3 Ayub Funwairek Arnol F. SD YPK Klasaman 2 IPA

    b.    Jenjang Sekolah Menengah Pertama

    –    Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan Dasar (SMP) mulai diterapkan pada Dinas Pendidikan Kota Sorong

    –    Berhasil menjuarai Lomba Sanitasi Bidang Poster tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Papua Barat pada Lomba Tingkat Nasional, atas nama CHRISTIN NEBORE siswi SMP Negeri 1 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada O2SN Tingkat Nasional atas nama :

    No. Nama Siswa Asal Sekolah Cabang Olahraga
    1 Muhammad Rifa SMPIT Al Izzah Bulu Tangkis
    2 Aurely D. Markho SMP Kalam Kudus Bulu Tangkis
    3 Jeremi CJ. Tanggulungan SMP Negeri 1 Bulu Tangkis
    4. Najwa Aisya F. SMP Negeri 1 Bulu Tangkis
    5. Reinaldy Simanungkalit SMP Negeri 5 Catur
    6. Ester Maria Runtunewe SMP Negeri 6 Catur
    7. Jephard J. Stefanly SMP Negeri 9 Tenis Meja
    8. Yulia S. Rahanjaan SMP Negeri 10 Tenis Meja
    9. Raju Tahulending SMP Negeri 2 Renang
    10. Fitri Matatar SMP Negeri 2 Renang

    –    Menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada OSN Tingkat Nasional Mata Pelajaran IPS atas nama ANANDA KHAERUNNISA siswi SMP Muhammadiyah Al Amin Sorong.

    2.    Bidang Pendidikan Menengah :

    a.    Jenjang SMA :

    Tahun 2013
    –    SMA Negeri 3 Kota Sorong berhasil ditetapkan sebagai Sekolah Model untuk SMA di Papua Barat
    –    SMA Negeri 3 Kota Sorong mewakili Provinsi Papua Barat berhasil menjuarai Parade Cinta Tanah Air Tingkat Nasional
    –    SMA Negeri 3 Kota Sorong mewakili Provinsi Papua Barat berhasil menjuarai Debat Pendidikan Agama Islam Tingkat Nasional
    –    SMA Negeri 3 Kota Sorong mewakili Provinsi Papua Barat meraih Peringkat III pada Festival Film Dokumenter Tingkat Nasional

    Tahun 2014
    –    SMA Negeri 3 Kota Sorong mewakili Provinsi Papua Barat meraih Peringkat II Parade Cinta Tanah Air Tingkat Nasional

    Tahun 2016
    –    Dinas Pendidikan Kota Sorong berhasil mengantarkan 3 Sekolah SMA untuk menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yaitu :
    1.    SMA Negeri 1 Sorong
    2.    SMA Negeri 3 Sorong
    3.    SMA Averos Sorong
    –    Menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Studi FISIKA atas nama SHARINA M.H.S. siswi SMA Negeri 3 Kota Sorong.
    –    Menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Studi KOMPUTER atas nama RIAN NUGROHO siswa SMA Averos Kota Sorong.
    –    Menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Studi KEBUMIAN atas nama AMALIA ANNAS PRASETYO  siswi SMA Averos Kota Sorong.

    b.    Jenjang SMK :

    –    Pada tahun 2015 SMK Negeri 1 Kota Sorong berhasil ditetapkan sebagai Sekolah Model di Papua Barat

    –    Pada tahun 2016 Dinas Pendidikan Kota Sorong berhasil mengantarkan 2 Sekolah SMK untuk menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yaitu :
    1.    SMK Negeri 1 Sorong
    2.    SMK Negeri 3 Sorong

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang Lomba Administrasi Perkantoran atas nama OLYVIA MELLISA K siswi SMK Negeri 1 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang Lomba Akuntansi atas nama AMINAH BURHAN  siswi SMK Negeri 1 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang Lomba Teknik Komputer Dan Jaringan atas nama RIO GUNAWAN siswa SMK Negeri 1 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang Lomba AUTOCAD atas nama MUHAMMAD IRFAN SIGANI siswa SMK Negeri 3 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN RINGAN atas nama MUHAMMAD JUNAEDY siswa SMK Negeri 3 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang Lomba AKOMODASI PERHOTELAN atas nama MEYDI TAMAHEANG siswi SMK Negeri 2 Kota Sorong.
    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2015 untuk Bidang Lomba PEMASARAN  atas nama ABDUL JABIR siswa SMK Negeri 1 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Lomba ELECTRICAL INSTALATION atas nama FAHRUL HUSEIN MANIPI siswa SMK Negeri 3 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Lomba CAD BUILDING (AUTO CAD) nama AMUS YANWAR NAUW  siswa SMK Negeri 3 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Lomba MARKETING (PEMASARAN)  atas nama NUR AINI siswi SMK Negeri 1 Kota Sorong.

    –    Menjuarai Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Papua Barat dan mewakili Provinsi Papua Barat pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional Tahun 2016 untuk Bidang Lomba RESTAURAN SERVICE atas nama FEMAHARANI N.R. siswi SMK Negeri 2 Kota Sorong.

     

    D.  PRESENTASI PENDUDUK KOTA SORONG YANG MENGENYAM PENDIDIKAN

    Keadaan penduduk di Kota Sorong yang sedang mengenyam pendidikan jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dapat dilihat pada tabel berikut ini:

    No. Jenjang Pendidikan Jumlah Peserta Didik Jumlah Peserta Didik Usia Sekolah
    1. PAUD/TK/RA 4.033 5-6 Tahun 2.350
    2. SD/MI 25.622 7-12 Tahun 23.655
    3. SMP/MTs 11.235 13-15 Tahun 9.832
    4. SMA/MA 6.230 16-18 Tahun 5.321
    5. SMK 4.238 16-18 Tahun 3.732

     

    E.    JUMLAH TENAGA KEPENDIDIKAN DI KOTA SORONG

    Keadaan Tenaga Kependidikan di Kota Sorong pada semua jenjang satuan pendidikan Tahun 2015/2016 dapat dilihat pada tabel berikut ini :

    No. Jenjang Pendidikan/Unit Kerja Guru/Edukatif/

    Fungsional

    Non Guru/Administratif/

    Struktural

    PNS NON PNS Jumlah PNS Non PNS Jumlah
    1. Dinas Pendidikan - - - 63 4 67
    2. Pengawas Sekolah 19 - 19 - - -
    3. PAUD/TK/RA 43 324 367 - - -
    4. SD/MI 698 221 919 5 61 66
    5. SMP/MTs 384 158 542 18 42 60
    6. SMA/MA 255 205 460 12 17 29
    7. SMK 201 127 328 16 10 26

     

     

    Berbagai program pembinaan pendidikan yang dilaksanakan sejak awal telah membawa kemajuan terlihat adanya peningkatan partisipasi pada semua jenjang pendidikan jumlah yang terus ditingkatkan dan meningkatkan mutu yang terus menerus dilakukan melalui penataraan  guru, penyetaran Diploma II, penyedian buku, alat peraga dan alat keterampilan. Kesejahteraan guru juga merupakan program prioritas yang dilaksanakan secara bertahap.
    Berdasarkan Kota Sorong Dalam Angka tahun 2013, jumlah gedung sekolah di Kota Sorong  sebanyak 167 unit  yang terdiri dari  TK 47 unit, SD 76 unit, SLTP 32 unit, SLTA Umum 18 unit, SLTA Kejuruan 12 unit, dan 15 Perguruan  Tinggi. Adapun  Guru TK berjumlah 199 guru dengan 2.580 murid, guru SD berjumlah 1.001 guru dengan 27.899 murid, guru SLTP berjumlah 558 guru dengan 10.702 murid, guru SLTA Umum berjumlah 447 guru dengan 5.990 murid, guru SLTA Kejuruan berjumlah 351 guru dengan 4.755 murid.

    SD Inpres 17 Kota Sorongot/>

    SD Inpres 17 Kota Sorong

    SMPN 1

    SMP Negeri 1 Kota Sorong

     SMK Negeri 1 Kota Sorong

    SMP Negeri 1 Kota Sorong

    SMA Negeri 3 Kota Sorong

    SMA Negeri 3 Kota Sorong

    Perguruan Tinggi diklasifikasikan dalam 2 bagian yaitu:
    1) Perguruan Tinggi Keagamaan :
    a) Sekolah Tinggi Agama Kristen ( STAK );
    b) Sekolah Tinggi Theologia Dulos ( STT Dulos ) Sorong;
    c) Sekolah Tinggi Theologia Gereja Kemah Injil Indonesia (STT GKII) Sorong;
    d) Sekolah Tinggi Pratika Theologia Bethel ( STPTB ) Sorong;
    e) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri ( STAIN ) Sorong;

    2) Perguruan Tinggi Umum :
    a) Universitas Terbuka ( UT ) Sorong;
    b) Universitas Muhammadyah Sorong ( UMS );
    c) Universitas Victory ( UNVIC ) Sorong;
    d) Universitas Kristen Papua ( UKiP ) Sorong;
    e) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ( STIE ) Bukit Zaitun Sorong;
    f) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( STIKES ) Sorong;
    g) Akademi Perikanan Sorong ( APSOR)
    h) Politeknik Kesehatan  ( POLTEKES ) Sorong;
    i) Akademi Akuntansi Trinitas ( AKTRIS ) Sorong;
    j) Politeknik Saint Paul Sorong

    UMS

    Kampus UMS Sorong

    Politeknik Kesehatan Sorong

    Politeknik Kesehatan Sorong

    SMKN 2 Sorong

    Sekolah SMK Negeri 2 Sorong

    Komentar Anda

    Kegiatan Walikota & Wakil

    Facebook Fanspage

    Wakil Walikota Sorong dr. Hj. Pahimah Iskandar bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Barat dan jajarannya serta pimpinan SKPD dan mesyarakat sekitar lokasi Kali Remu melakukan pembersihan sampah dari hilir ke hulu Kali Remu, Rabu (22/3).

    Pembersihan sampah Kali Remu tersebut merupakan bagian dari Pencanangan menjaga pengelolaan Sungai Remu yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Air Sedunia ke-25 yang jatuh pada 22 Maret 2017.

    Kegiatan bersih-bersih kali remu digabungkan dengan kegiatan penanaman pohon yang dilakukan di muara (bantaran sungai) dan di hulu (Daerah Aliran Sungai) untuk tujuan mengembalikan fungsi sungai ke fungsi yang sebenarnya.

    "Kami sangat berharap supaya kita semua khususnya warga kota sorong yang berdiam disepanjang sungai/kali Remu ini bisa sama-sama menjaga kebersihan sungai," harap Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Barat Elroy Koyari, ST., MT.

    Disampaikannya pula, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai Papua Barat akan siap membantu dengan berbagai program, bersinergi untuk menjaga kali agar tetap bersih.

    "Kalau penataan kawasan di kiri kanan ini bagian dari Direktorat Cipta Karya, didalam sungai sendiri bagian dari Balai Wilayah Air, jadi kami berkolaborasi,"
    Diharapkannya, Kali Remu menjadi contoh di Provinsi Papua Barat untuk pengelolaan sungai yang bersih dan baik yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.

    Wakil Walikota Sorong dr. Hj. Pahimah Iskandar dalam sambutannya sebelum mencanangkan gerakan menjaga pengelolaan sungai remu mengatakan bahwa peringatan hari air sedunia mengingatkan agar semua elemen masyarakat dapat memanfaatkan air secara efisien sehingga kelestariannya dapat terpelihara sebaik mungkin.

    "Saya mengajak masyarakat Kota Sorong, mari kita bekerjasama dan melakukan karya nyata agar bumi ini bersih dan hijau sehingga lingkungan lestari dan ketersediaan air selalu terjamin," harapnya.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    Wakil Walikota Sorong dr. Hj. Pahimah Iskandar secara resmi membuka Kantor Cabang PT. Subitu Kreasi Busana dan PT. Subitu Karya Teknik sekaligus dioperasikan diwilayah Kota Sorong. (21/3) dihalaman City View Hotel Kota Sorong.
    Hadir mendampingi Wawali pimpinan pimpinan SKPD dilingkup Pemerintah Kota Sorong, pinpinana TNI/Polri Kab. Bintuni, Vice President Comunication Bp Indonesia, SKK Migas.

    PT. Subitu Kerasi Busana merupakan Perusahaan produksi pakaian jadi dan pelengkapnya. ; dan
    PT. Subitu Karya Teknik bergerak dibidang teknik dengan penjualan berbagai alat alat elektronik.
    Sebagai bentuk perhatian serta kepedulian BIPI bagi 7 suku asli yang mendiami Kabupaten Teluk Bintuni, usaha ini dibentuk dengan maksud memberdayakan masyarakat asli setempat sebagai penjahit dan teknisi. Dengan harapan kedepan masyarakat mampu berdiri sendiri dengan pengalaman yang ada untuk bersaing dalam dunia usaha. Demikian disampaikan ketua panitia penyelenggara.

    Wakil Walikota Sorong dalam sambutannya mengatakan dirinya atas nama Pemerintah Kota Sorong menyambut baik dan memberikan apreseasi yang tinggi atas dibukanya Kantor Cabang Sibitu di Kota Sorong dan terima kasih juga kepada LNG Tangguh yang tetap berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat papua khususnya di Teluk Bintuni.
    Ditambahkan Wawali dengan letak geografis yang sangat strategis sebagai conecting area Papua Dan Maluku dan pintu gerbang tanah papua. Saat ini mengalami perubahan yang sangat signifikan, sehingga menarik perhatian dari kalangan pengusaha untuk berinvestasi di Kota Sorong. Untuk maksud tersebut saya menilai langkah yang diambil manajemen PT. Sibitu dengan memilih Kota Sorong sebagai tempat untuk berinvestasi.
    Diyakini Wawali berbekal ketekunan, pengalaman dan pemahaman yang baik dalam dunia usaha PT. Sibitu dapat berkembang dengan pesat dan dapat bersaing di era Masyarakat Asean sekarang ini.
    Usai memberikan sambutan, Wawali ditemani pejabat melihat langsung hasil produksi busana serta alat alat elektronik yang siap di jual.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    Walikota Sorong Drs. Ec.Lambert Jitmau,MM secara resmi membuka kegiatan seminar sehari " Air dan Air Limbah "di Aula Samu Siret Kota Sorong (19/3).
    Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Dra. Welly Tigtigweria, anggota DPRD Kota Sorong Safruddin Sabonama, SH, Kaban Lingkungan Hidup Kota Sorong, kepala Bp SKK migas.

    Melalui sambutan yang di sampaikan Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Barat
    Elroy KoyariST,MT mengatakan menyambut HUT ke 25 "hari Air Sedunia" yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2017 mendatang, beberapa kegiatan telah dilakukan dan hari ini seminar sehari dilakukan dengan mengangkat Thema " Air dan Air Limbah ".
    Air sungai remu ditunjuk Balai Sungai wilayah sungai papua barat sebagai pusat kegiatan penanaman pohon yang dimulai dari hulu sampai hilir serta pembersihan sampah disepanjang sungai remu pada hari "H" pelaksaan Hari Air sedunia tanggal 22 Maret mendatang.
    Ditambahkan kepala balai wilayah sungai papua barat Tujuan seminar sehari ini dilakukan adalah untuk memberikan saran dan masukan kepada pemerintah serta memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana menjaga serta melestarikan lingkungan dengan baik.

    Walikota Sorong Drs.Ec. Lambert Jitmau,MM mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Papua Barat yang telah menunjuk sungai Remu Kota Sorong sebagai fokus kegiatan.
    Dikatakan Walikota, air merupakan kebutuhan utama manusia yang perlu dijaga dan dilindungi serta dilestarikan, namun sebagai manusia kita selalu menyepelekan tanggung jawab kita untuk bersama sama menjaga, melindungi dan melestarikan alam di sekitar kita termasuk air.
    Dijelaskan Walikota, sungai remu pada 20-30 tahun silam merupakan sungai yang sangat bersih, dapat dikonsumsi serta digunakan untuk berbagai kebutuhan manusia. Namun jika sungai remu dilihat sekarang sudah sangat tercemar. Hal ini terjadi akibat kurangnya kesadaran manusia itu sendiri dalam menjaga mengelola lingkungan disekitarnya.
    Oleh karena itu Walikota mengharapkan melalui seminar sehari ini para peserta dapat belajar dan mengerti bagaimana pentingnya kita mempunyai tanggung jawab untuk menjaga serta mengelolah lingkungan disekitar kita dan peserta dapat mensosialisasikannya kepada orang disekitarnya.
    Karena akibat dari kelalaian kita terhadap lingkungan akan memberikan dampak buruk pula kepada kita juga. Selama ini pemerintah selalu disalahkan dan dituntut untuk bertanggung jawab tanpa kita tidak menyadari bahwa kita juga harus bertanggung jawab mengatasi berbagai dampak yang terjadi akibat perbuatan kita juga.
    Kepada peserta Walikota menyampaikan selamat mengikuti seminar ini dengan baik sampai dengan berakhir.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    Gubernur Provinsi Papua Barat diwakili Asisten III bidang Umum Setda Kota Sorong Drs. Welhemus Asmuruf (17/3) secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penbinaan dan Penanganan Perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Negeri.
    Bimtek yang di selenggarakan oleh Biro Hukum Provinsi Papua Barat ini melibatkan peserta dari Bagian Hukum Kab/Kota se-Provinsi Papua Barat.
    Kegiatan bimtek ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang tersedianya aparatur yang berkemampuan untuk beracara di PTUN Dan PN sesuai amanat undang undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

    Sambutan Gubernur Provinsi Papua Barat yang dibacakan Asisten III bidang Umum Setda Kota Sorong Drs. Welhemus Asmuruf mengatakan seiring dengan dinamikan kemajuan penyelenggaraan pemerintahan di Kab/Kota se-Provinsi Papua Barat, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat seringkali melahirkan adanya permasalahan yang bermuara pada perkara hukum baik di PTUN maupun di PN.
    Sejalan dengan paradigma baru dan semakin kompleksitas tantangan yang akan kita hadapi kedepan utamanya yang berkaitan dengan permasalahan perkara hukum, maka kita dituntut untuk mampu menjawab dan menghadapi tantangan tersebut. Bimtek yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya dan media untuk menambah serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi ASN daerah yang persiapkan guna menangani perkara baik di PTUN maupun di PN.
    Oleh karena itu Gubernur meminta kepada peserta untuk duduklah disitu, berlajarlah disitu sehingga akan menjadilah pandai untuk menjadi aparatur yang siap pakai, kredibel, kapabel dan berkualitas.
    Lanjut Gibernur kredibilitas, kapabilitas dan kualitas aparatur menjadi cermin pemerintah dan tolak ukur kepercayaan masyarakat. Kita harus mampu menjadi pelayan masyarakat yang berkemampuan dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada kita.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook

    PEMKOT SORONG MEMBERIKAN BANTUAN BAHAN POKOK KEPADA KORBAN KEBAKARAN
    =============================================
    Sesuai arahan Walikota Sorong Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM agar Dinas Sosial segera mengirimkan bantuan bahan pokok (bapok) kepada para korban bencana kebakaran di RT.03 RW.01 Kelurahan Klawasi Distrik Sorong Barat.

    Rabu (15/3) siang, jajaran Dinas Sosial tiba di Posko bersama 2 unit mobil pick up mengangkut bahan pokok yakni sebanyak 46 karung beras masing-masing 10 kg dan 100 karton mie instan.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Sorong Drs. Wilhelmus Asmuruf langsung menyerahkan bantuan kepada korban bencana kebakaran yang menghanguskan 13 unit rumah warga tersebut didampingi Kasatpol PP, Kepala Distrik Sorong Barat dan Lurah serta RT/RW setempat.

    "Sementara bantuan kita berikan ini dulu, ini merupakan bukti kepedulian dari Pemerintah Kota Sorong, kiranya dapat dibagi secara merata kepada warga yang menjadi korban bencana kebakaran," harap Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Sorong Drs. Wilhelmus Asmuruf usai penyerahan bantuan bahan pokok di Posko Bencana Kebakaran Kelurahan Klawasi, kemarin.

    Adapun 13 unit rumah warga yang terbakar, akan dibangun kembali sebanyak 16 unit rumah berukuran 6 x 7 meter dengan bahan bangunan dari kayu setelah puing-puing bekas kebakaran seperti seng dan kayu dibersihkan oleh Dinas Kebersihan dibantu warga korban kebakaran.
    ... See MoreSee Less

    View on Facebook
     
    Copyright © 2013 - 2014 | Website Resmi Pemerintah Kota Sorong
    Website ini dikelola oleh Kantor PDE Kota Sorong